Anda dapat mengirimkan konten ataupun berita yang ingin anda tayangkan di situs PPHP. Berita ataupun konten yang anda kirimkan akan kami periksa terlebih dahulu sebelum ditayangkan. Silahkan login melalui form di bawah ini atau registrasi jika belum menjadi anggota dengan mengisi data anda dengan lengkap. Pastikan kotak isian yang bertanda (*) terisi dengan benar. Dengan mengirimkan berita/content kepada PPHP berarti anda sudah membaca dan menyetujui persetujuan untuk menjadi kontributor.
×Silahkan isi form di bawah ini dengan mengisi data anda dengan lengkap. Pastikan kotak isian yang bertanda (*) terisi dengan benar. Dengan mengirimkan berita/content kepada PPHP berarti anda sudah membaca dan menyetujui persetujuan untuk menjadi kontributor.
×Pengunjung yang terhormat, Pengiriman berita/konten ke situs PPHP diharapkan dan diharuskan memenuhi persetujuan yang ada seperti dibawah ini. Hal ini dilakukan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan dan juga untuk menjaga keakuratan data yang nantinya akan tersimpan di situs ini. Adapun beberapa point yang harus diperhatikan antara lain:
Saya setuju, lanjutkan ke pendaftaran atau login
×
Direktorat Jenderal Pengolahan dan Pemasaran Hasil Pertanian (Ditjen PPHP) berpartisipasi dalam pameran Pekan Florid an Flora Nusantara 2012 di Medan Sumatera Utara. Di dalam stan PPHP di pamerkan berbagai produk buah dan sayur yang berasal dari budidaya organik.
Tampak cabe merah, buah manggis, beberapa sayuran daun, kacang-kacangan masih segar walaupun telah disimpan ditempat tersebut dua hari yang lalu.
Ditjen PPHP memang menghadirkan tema pertanian organik dalam keikutsertaan pada perhelatan pameran hortikultura nasional kali ini. Tema ini diangkat untuk mensosialisasikan dan menggugah pelaku usaha hortikultura untuk mengembangkan produk hortikultura organik.
Sejalan dengan perkembangan trend konsumen, persyaratan kualitas dan cemaran bahan kimia dalam produk pertanian, maka pertanian organik dapat menjadi salah satu pilihan petani untuk menghasilkan produk yang sesuai dengan perkembangan tersebut.
Dengan pola budidaya yang meniadakan penggunaan bahan kimia sintetis, benih GMO dan mengutamakan kesehatan tanaman serta tanah dari unsur alami maka produk pertanian organik memiliki keunggulan dibandingkan dengan produk konvensional.
Pengakuan atas perlakuan organik dibuktikan dengan sertifikat Organik Indonesia yang merupakan jaminan atas keseluruhan aspek yang dilakukan dan kesesuaiannya dengan standar yang berlaku.
[dds/pi/pphp]