Anda dapat mengirimkan konten ataupun berita yang ingin anda tayangkan di situs PPHP. Berita ataupun konten yang anda kirimkan akan kami periksa terlebih dahulu sebelum ditayangkan. Silahkan login melalui form di bawah ini atau registrasi jika belum menjadi anggota dengan mengisi data anda dengan lengkap. Pastikan kotak isian yang bertanda (*) terisi dengan benar. Dengan mengirimkan berita/content kepada PPHP berarti anda sudah membaca dan menyetujui persetujuan untuk menjadi kontributor.
×Silahkan isi form di bawah ini dengan mengisi data anda dengan lengkap. Pastikan kotak isian yang bertanda (*) terisi dengan benar. Dengan mengirimkan berita/content kepada PPHP berarti anda sudah membaca dan menyetujui persetujuan untuk menjadi kontributor.
×Pengunjung yang terhormat, Pengiriman berita/konten ke situs PPHP diharapkan dan diharuskan memenuhi persetujuan yang ada seperti dibawah ini. Hal ini dilakukan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan dan juga untuk menjaga keakuratan data yang nantinya akan tersimpan di situs ini. Adapun beberapa point yang harus diperhatikan antara lain:
Saya setuju, lanjutkan ke pendaftaran atau login
×
Pelaksana Tugas Dirjen Pengolahan dan Pemasaran Hasil Pertanian (PPHP), Banun Harpini membuka Rapat Koordinasi Pemantapan Perencanaan Program PPHP TA 2013, Selasa malam (19/06) di Medan, Sumatera Utara.
Dalam pengarahan kegiatan, Banun Harpini mengutarakan “Kita harus mencari titik ungkit (laverage) yang paling kuat agar pengolahan dan pemasaran hasil pertanian dapat menjadi peningkat nilai tambah”. Hal ini terkait dengan terkaitnya kegiatan Ditjen PPHP pada empat target suukses Kementerian Pertanian yaitu swasembada dan swasembada berkelanjutan, diversifikasi pangan, peningkatan nilai tambah dan daya saing, dan peningkatan kesejahteraan petani.
“Ketika target Kementerian Pertanian telah dicapai yaitu surplus beras sepuluh juta ton pada tahun 2014, maka perlu dijaga dengan melakukan penanganan, pengolahan, penyimpanan dan pengemasan termasuk beras berlabel, dan peningkatan mutu beras” lanjut Banun. Salah satu pengungkit kegiatan tersebut adalah insentif harga.
Rencana pembangunan pengolahan dan pemasaran hasil pertanian tetap diarahkan dalam rangka meningkatkan nilai tambah dan daya saing produk pertanian. Untuk mewujudkan hal tersebut perlu disusun rencana kegiatan yang terfokus (lokasi dan kegiatan), terpadu (hulu – hilir) dan sinergis dengan pendekatan kawasan.
Rapat Koordinasi dilaksanakan selama 3 hari, tanggal 19 - 21 Juni 2012, dengan tujuan untuk mengkoordinasikan beberapa kebijakan perencanaan yaitu arah pembangunan Ditjen PPHP Tahun Anggaran 2013, perencanaan program nilai tambah dan daya saing produk pertanian, dan format pembinaan bagi UP3HP di daerah. Selain itu dilakukan pula pembahasan kegiatan dekonsentrasi dan tugas pembantuan pengolahan dan pemasaran hasil pertanian yang akan dialokasikan untuk tahun anggaran 2013.
Peserta Rakor adalah Kepala Dinas dan Kepala Bidang dari Dinas lingkup pertanian yang menangani kegiatan pengolahan dan pemasaran hasil pertanian.
[dds/pi/pphp]