Anda dapat mengirimkan konten ataupun berita yang ingin anda tayangkan di situs PPHP. Berita ataupun konten yang anda kirimkan akan kami periksa terlebih dahulu sebelum ditayangkan. Silahkan login melalui form di bawah ini atau registrasi jika belum menjadi anggota dengan mengisi data anda dengan lengkap. Pastikan kotak isian yang bertanda (*) terisi dengan benar. Dengan mengirimkan berita/content kepada PPHP berarti anda sudah membaca dan menyetujui persetujuan untuk menjadi kontributor.
×Silahkan isi form di bawah ini dengan mengisi data anda dengan lengkap. Pastikan kotak isian yang bertanda (*) terisi dengan benar. Dengan mengirimkan berita/content kepada PPHP berarti anda sudah membaca dan menyetujui persetujuan untuk menjadi kontributor.
×Pengunjung yang terhormat, Pengiriman berita/konten ke situs PPHP diharapkan dan diharuskan memenuhi persetujuan yang ada seperti dibawah ini. Hal ini dilakukan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan dan juga untuk menjaga keakuratan data yang nantinya akan tersimpan di situs ini. Adapun beberapa point yang harus diperhatikan antara lain:
Saya setuju, lanjutkan ke pendaftaran atau login
×Zaenal Bachruddin meresmikan packinghouse salak pondoh di Paguyuban Petani Salak Pondhoh Mitra Turindo di Kecamatan Turi, Kabupaten Sleman Yogyakarta,beberapa waktu yang lalu (19/04).
Pada acara tersebut Zaenal Bachruddin menandatangani prasasti peresmian, meninjau ruangan packinghouse, berdialog dengan kelompok tani, dan melakukan pelepasan ekspor salak ke China.
Ketika meninjau ruangan packinghouse, Zaenal Bachruddin mendapatkan penjelasan mengenai alur proses penanganan salak pondoh mulai dari kebun, di pacinghouse dan pengiriman ke eksportir. Zaenal menyatakan “Kegiatan ini menjadi bermanfaat manakala ada nilai tambah yang didapatkan petani dari adanya packinghouse ini. Kemanfaatan itu bisa kemudahan akses pemasaran, harga yang menguntungkan petani dan penanganan produk sehingga layak untuk di ekspor”.
Paguyuban Petani Salak Pondhoh Mitra Turindo beranggotakan 10 kelompok tani dengan total luas area 80 hektar. Kelompok ini telah mensupply salak pondoh untuk diekspor sejak September 2009. Berdasarkan catatan di Paguyuban, total volume ekspor telah mencapai 1.400 ton dengan omset senilai Rp. 9,2 Milyar.
Harga pembelian salak yang disepakati antara Paguyubab dan mitra eksportir telah mampu memberikan kepastian kepada kedua belah pihak dan memberikan keuntungan yang pantas kepada keduanya. Harga yang disepakati tersebut juga terus meningkat dan pada Maret 2012 sebesar Rp. 6.500 per kilogram.
Kabupaten Sleman merupakan salah satu sentra salak pondoh. Luar areal tanaman salak mencapai 2.500 hektar dengan jumlah rumpun sebanyak 4 juta rumpun. Pada tahun 2012, tanaman salak mulai pulih dan berproduksi kembali setelah pada tahun 2010 yang lalu terkena dampak letusan Gunung Merapi.
(dds/pi/pphp)