Anda dapat mengirimkan konten ataupun berita yang ingin anda tayangkan di situs PPHP. Berita ataupun konten yang anda kirimkan akan kami periksa terlebih dahulu sebelum ditayangkan. Silahkan login melalui form di bawah ini atau registrasi jika belum menjadi anggota dengan mengisi data anda dengan lengkap. Pastikan kotak isian yang bertanda (*) terisi dengan benar. Dengan mengirimkan berita/content kepada PPHP berarti anda sudah membaca dan menyetujui persetujuan untuk menjadi kontributor.
×Silahkan isi form di bawah ini dengan mengisi data anda dengan lengkap. Pastikan kotak isian yang bertanda (*) terisi dengan benar. Dengan mengirimkan berita/content kepada PPHP berarti anda sudah membaca dan menyetujui persetujuan untuk menjadi kontributor.
×Pengunjung yang terhormat, Pengiriman berita/konten ke situs PPHP diharapkan dan diharuskan memenuhi persetujuan yang ada seperti dibawah ini. Hal ini dilakukan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan dan juga untuk menjaga keakuratan data yang nantinya akan tersimpan di situs ini. Adapun beberapa point yang harus diperhatikan antara lain:
Saya setuju, lanjutkan ke pendaftaran atau login
×
Keterbatasan lahan di Kabupaten Sragen menjadi salah satu faktor kendala peningkatan produksi buah naga, disisi lain permintaan akan buah naga cukup tinggi, baik untuk pasar lokal maupun ekspor.
Hal ini disampaikan Direktur Jenderal Pengolahan dan Pemasaran Hasil Pertanian, Zaenal Bachruddin dalam kunjungan kerja bersama wartawan di sentra buah naga di , Kabupaten Sragen, Jawa Tengah.
Zaenal menambahkan, untuk jangka menengah akan dijajaki kerjasama dengan PTPN yang memiliki lahan yang luas dengan asumsi Poktan maupun Gapoktan masuk dalam sistem kemitraan PTPN.
Saat ini Kementerian Pertanian telah menyiapkan dana sebesar 100 miliar rupiah untuk peningkatan produk pertanian. Dana tersebut sebagai insentif yang diberikan ke petani melalui gapoktan.(hn/)