Anda dapat mengirimkan konten ataupun berita yang ingin anda tayangkan di situs PPHP. Berita ataupun konten yang anda kirimkan akan kami periksa terlebih dahulu sebelum ditayangkan. Silahkan login melalui form di bawah ini atau registrasi jika belum menjadi anggota dengan mengisi data anda dengan lengkap. Pastikan kotak isian yang bertanda (*) terisi dengan benar. Dengan mengirimkan berita/content kepada PPHP berarti anda sudah membaca dan menyetujui persetujuan untuk menjadi kontributor.
×Silahkan isi form di bawah ini dengan mengisi data anda dengan lengkap. Pastikan kotak isian yang bertanda (*) terisi dengan benar. Dengan mengirimkan berita/content kepada PPHP berarti anda sudah membaca dan menyetujui persetujuan untuk menjadi kontributor.
×Pengunjung yang terhormat, Pengiriman berita/konten ke situs PPHP diharapkan dan diharuskan memenuhi persetujuan yang ada seperti dibawah ini. Hal ini dilakukan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan dan juga untuk menjaga keakuratan data yang nantinya akan tersimpan di situs ini. Adapun beberapa point yang harus diperhatikan antara lain:
Saya setuju, lanjutkan ke pendaftaran atau login
×Gardjita Budi, Direktur Mutu dan Standardisasi memimpin rapat penutupan (closing meeting) European Commision’s – Food and Veterinary Office (EU-FVO) Mission to Indonesia on Aflatoxins in Nutmeg di ruang Rapat Pengolahan, Kamis siang (22/3).
Pertemuan diawali dengan pemaparan hasil audit yang disampaikan oleh Pavla Svrcinova dari EU-FVO dengan judul “The Control on Aflatoxin Contamination In Nutmegs Intended For Export To The European Union”.
Paparan ini menampilkan temuan awal dan kesimpulan sementara (first findings and preliminary conclutions) terhadap objek audit di Surabaya, Ambon dan Manado. Selanjutnya, instansi terkait secara langsung melakukan koreksi terhadap temuan awal dan kesimpulan sementara tersebut.
Temuan yang disampaikan dikelompokan menjadi rules of national legislation, competence authority, method of sampling consignment, private control, laboratory sevices, dan RASFF respons. Temuan tersebut akan disampaikan oleh EU-FVO Mission secara resmi kepada Dirjen PPHP dan dapat ditanggapi atau dikoreksi dalam kurun waktu 20 hari kerja, sebelum menjadi laporan akhir (final report).
Dalam kesempatan pertemuan tersebut, Gardjita Budi menyampaikan audit yang dilakukan EU-FVO akan berguna untuk memperbaiki sistem penanganan keamanan pangan khususnya pala di Indonesia. Sedangkan dari pihak EU-FVO mengucapkan terima kasih atas penerimaan, pendampingan dan pelayanan selama melakukan audit di Surabaya, Ambon dan Manado. (dds/pi/pphp)